Langsung ke konten utama

Aku hari ini



Sejak kemaren pagi, aku merasa sangat emosional. Sensitive dan mudah marah. Merasa Jengah dengan sikap canda dan cepat ngambek jika tak sesuai dengan harapan. Kalo emosiku seperti ini, biasanya ada yang ngga beres denganku, alias aku pasti sedang kecapekan. Maka aku berdoa kuat-kuat, semoga hatiku dijauhkan dari kemarahan berkepanjangan dan sikap sensitive yang berpotensi membuat suasana hati orang lain menjadi keruh. Ketika aku merasa marah, kuusahakan sebisa mungkin sadar akan suasana hati dan menenangkan batin. “Ya Allah, Engkau yang mengajar hati umatmu dengan penerangan Roh Kudus. Berilah kami, dengan perantaraan Roh Kudus, kebijaksanaan yang sejati serta kurnia selalu merasa gembira atas penghiburan-Mu. Demi Kristus Tuhan kami”. Doa mantra ini kuucapkan berulang-ulang, agar Sang Gusti memberiku rahmat kekuatan dan kegembiraan. 

Aku merasakan kukuatan doa ini memberi kekuatan pada jiwaku, hati yang panas dan cepat emosi perlahan sejuk dan bening lagi. Namun ternyata, hari ini raga ini tak berdaya. Kelelahan dalam jiwa membuat ragaku renta dan terlihat sangat lelah. Celetukan dari teman-teman yang bilang “Mur… kamu makin kurus aja, wajahmu kelihatan lelah”. Pernyataan mereka membuatku kaget, rasa lelahku tersirat diwajahku. “Gusti… Nyuwun kawelasan. Berilah hamba Kesehatan dan anugerahilah hamba kegembiraan dan kebebsan jiwa dan raga. Amin.

Postingan populer dari blog ini

Sepasang kaki?

Satu setengah tahun
Adalah waktu yang sangat singkat untuk perjalanan ini.
Ibarat kehidupan karna kelahiran,
usianya masih sangat balita.
Masa mestinya masih masa indah dan lucu.
Tapi rasanya seperti berat ngga terkira.

Perjalanan ini,
Seperti sebuah petualangan panjang
yang harus kulalui hanya dengan sepasang kaki.
terseok2, tak kutemui sebuah oase
atau pancuran pelepas dahaga.
Sementara panas terik matahari menyengat dikulit.
Dibarengi tiupan angin kering
yang membuatku merasa semakin lekas lelah.

Saat itu aku menyadari
bahwa semestinya ada sepasang kaki lain
yang harusnya mengiringi langkahku.

Tpi kmana?
aku tak menemukannya.
Mungkin dia berjalan seperti inginnya
dan jalan yang kami lalui meski arahnya sama
tapi tak sejalan.

Siapa yang menciptakan jalan ini?
kakikukah?
atau kakinya? atau?
Ntahlah.

Gusti Pengeran....

Gusti Pengeran.... saat aku duduk bersimpuh dihadapan-Mu dan ingin berjumpa dengan-Mu, saat itu juga aku selalu merasa tak pantas. Rentetan dosa terpapar jelas dimataku. Meski begitu, aku ingin tetap berjumpa dengan-Mu. Gusti Pangeran... Engkau tahu segala sesuatu. Engkau tahu kala aku duduk atau berdiri. Sejak ku-lahir hingga saat ini, Engkaupun mengenal dan menemaniku. Tak sekalipun dari detik-detik hidupku terlepas dari pandangan-Mu. Engkau mengenal perasaanku, pikiranku, kesedihan dan kebahagiaanku. Engkau tahu rasa cintaku, kekecewaan dan harapanku. Engkau tahu bagaimana aku menjalani hidupku, orang-orang yang pernah hadir dalam hatiku. Engkaupun tahu bagaimana aku menjalani relasiku, bagaimana aku memandang mereka. Engkau tahu segala sesuatu, tak ada yang tersembunyi dihadapan-Mu. Akupun tak ingin menyembunyikan semua itu dari hadapan-Mu. Hari ini.. aku ingin bersyukur karena ternyata Engkau tak menghitung kenakalanku. Engkau tetap setia meski aku tak setia, tetap memberkatiku m…

Terima Kasih ...........

Selasa, 1 November 2016.

Sore ini, seperti biasa pkl 17:00 WIB teng go alias jam 5 teng aku langsung go home. Biasanya aku numpang sama F, R atau A yang arah pulangnya kebetulan searah denganku. Hari ini sudah janjian pulang numpang sama pak R. kalo sama F dan A pulangnya selalu teng go. Hari ini sama R juga pulang teng go sih tapi aku nunggu lama banget rasanya. Tepat 17 menit aku nunggu di depan tapi ngga datang-datang. Agak kesal sih tapi yang namanya nebeng apa hakku untuk kesal. karna kadung janjian, aku tunggu aja. Tapi kalo sampai pkl 17:20 belum datang ya sudahlah aku naik Grab aja.
sambil nunggu aku mulai membuka aplikasi Grab sambil siap siap order. Sialnya aplikasinya ngga buka buka. sebenarnya yang problem bukan aplikasinya sih, tapi HPku yang kalo orang buru buru selalu jadi SUPER LOLA. Kegelisahan dan kekesalan hati makin menjadi. Kepengen ngelempar nih HP. Tapi kucoba untuk menyadari perasaanku dan mencoba tenang. Syukur pada Allah, hatiku menjadi tenang dan relaks. DAN…