Akhir-akhir ini, aku sering
merasakan ada sesuatu bergerak didalam sini. Disini, disalah satu bagian
tubuhku. Kadang-kadang aku tiba-tiba terbatuk-batuk, seperti lupa bagaimana
cara menarik nafas agar tak bersamaan dengan waktu menelan. Geliat ini sama
seperti yang dahulu hadir, ketika akhirnya pasukan berpakaian putih
mengelilingiku dimeja kerjanya. Selama ini aku berusaha menjaganya dan memberi
perhatian lebih padanya, bahkan menghabiskan sebagian besar penghasilanku
untuknya, namun jika ternyata ada geliat kehidupan yang tak kuharapkan hadirnya
bertumbuh disana, ya apa boleh buat. Yang penting aku sudah berusaha. Aku akan
menjalani hidup ini dengan iklas dan stay
calm, sambil berharap bahwa kehendak Gusti-lah yang terjadi. Manusia hanya
berencana dan berusaha namun pada akhirnya Gusti Pangeran yang menentukan.
Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah Nama Tuhan.
7 September 1980 -7 September 2020 Tuhanku, Pandanglah aku. kemaren adalah hari ulang tahunku yang kesekian, dan seperti biasa saat merayakan HUT-ku, rasa yang muncul itu kenapa yah warnanya mesti sama. Rasa gundah, gelisah dan hampa. seperti pengulangan rasa yang sudah terjadwal. seperti biasa di hari Ultah, ada saja yang mengucapkan salam dan doa untukku. tahun ini ucapan salam itu datang dari salah seorang rekan susterku dulu. senang banget rasanya. seakan memori kehangatan yang pernah hadir dari kebersamaan saat itu mencuat kepermukaan. Tapi itu hanya sejenak, karna kenangan yang lain juga tak mau kalah, hadir secara nyata dalam hatiku. Kala itu, setelah membuat pertimbangan kuputuskan untuk meninggalkan cara hidup sebagai selibater. Maksud itu kuutarakan kepada pimpinan dan akhirnya dikabulkan, karna masing-masing punya kebebasan untuk memilih cara hidupnya. meski demikian, saya yang adalah bagian dari tubuh organisasi juga adalah saudara bagi para susterku. Sebagai saudara tentun...
Komentar
Posting Komentar