Hari ini 23 Juli 2014. Ada apa yah? Mengapa aku merasa sangat merindukan Reni? Apakah karna situasi batinku yang berantakan dan kesepian? Bisa jadi. Hm… ya. Iya ternyata bener. Aku kangen padanya. Hari ini, kangenku padanya memuncak. Rasanya ingin menyepi. Ingin sendiri dan ingin bertemu dengannya. Ingin menangis dan tertawa bersama dengannya, seperti dulu. Meski kadang kami bertengkar namun sharing dengannya membuatku merasa nyaman. Sejauh perjalanan dengannya ia selalu ada untukku dan aku juga selalu ada bersamanya. Menangis bersama, atau tertawa bersama untuk menghibur diri, meski tanpa alasan apapun. Jika saja mungkin, bahkan jika dalam mimpipun bertemu dengannya, rasanya aku akan sangat senang.
7 September 1980 -7 September 2020 Tuhanku, Pandanglah aku. kemaren adalah hari ulang tahunku yang kesekian, dan seperti biasa saat merayakan HUT-ku, rasa yang muncul itu kenapa yah warnanya mesti sama. Rasa gundah, gelisah dan hampa. seperti pengulangan rasa yang sudah terjadwal. seperti biasa di hari Ultah, ada saja yang mengucapkan salam dan doa untukku. tahun ini ucapan salam itu datang dari salah seorang rekan susterku dulu. senang banget rasanya. seakan memori kehangatan yang pernah hadir dari kebersamaan saat itu mencuat kepermukaan. Tapi itu hanya sejenak, karna kenangan yang lain juga tak mau kalah, hadir secara nyata dalam hatiku. Kala itu, setelah membuat pertimbangan kuputuskan untuk meninggalkan cara hidup sebagai selibater. Maksud itu kuutarakan kepada pimpinan dan akhirnya dikabulkan, karna masing-masing punya kebebasan untuk memilih cara hidupnya. meski demikian, saya yang adalah bagian dari tubuh organisasi juga adalah saudara bagi para susterku. Sebagai saudara tentun...

Komentar
Posting Komentar